jualbatik111@gmail.com
0877.5812.1988
Batik Jumputan

Cara Membuat Batik Jumputan (Ikat Celup) Dengan Kelereng

Ada banyak teknik untuk membuat batik. Salah satunya adalah Teknik Ikat Celup. Ikat Celup adalah teknik mewarnai kain dengan cara mengikat kain dengan kelereng, uang logam ataupun batu sebelum dilakukan pencelupan.

Teknik Ikat Celup ini dikenal dengan berbagai nama lain seperti  Tritik atau Jumputan di daerah Jawa, pelangi atau cinde di daerah Palembang dan sasirangan di daerah Banjarmasin.

Buat kamu yang belum tahu bagaimana cara membuat batik ini, berikut bahan, alat, dan langkah-langkahnya.

Batik Jumputan

http://www.marioatha.com

 

1. Bahan Yang Digunakan Untuk Membuat Batik Jumputan

  • Kain yang jenisnya mori prima, blaco, atau primissima
  • Pewarna dan penguatnya dalam satu kemasan, bisa memakai Wenter atau Wantex
  • 2 liter air untuk satu kemasan pewarna
  • 2 sendok makan garam
  • Cuka secukupnya
Batik Jumputan 2

http://www.marioatha.com

2. Alat Yang Digunakan Untuk Membuat Batik Jumputan

  • Kelereng, batu, atau uang koin
  • Karet gelang
  • Kompor
  • Panci
  • Sendok kayu yang digunakan untuk mengaduk
  • Ember
Batik Jumputan 3

http://www.marioatha.com

 

3. Langkah – langkah Untuk Membuat Batik Jumputan

  • Pastikan kain yang akan digunakan dalam keadaan bersih.
  • Buat bentuk motif dengan cara mengikat uang koin, kelereng, atau batu pada beberapa bagian kain menggunakan karet gelang. Ikat secara kencang dan bentuk dengan motif yang berbeda ya.
  • Rebus air dalam panci sampai mendidih.
  • Jika sudah mendidih, tambahkan pewarna, garam, dan cuka lalu aduk sampai semua serbuk larut dan warna air berubah.
  • Basahi kain yang sudah diikat tadi, lalu buat motif menggunakan air yang bersih.
  • Setelah itu celupkan kain pada cairan pewarna. Kamu bisa mencelupkan seluruh kain jika hanya menginginkan satu warna saja ke dalam cairan pewarna yang sudah mendidih.
  • Aduk dan masak selama 20-30 menit agar warna dapat merata ke seluruh kain dan warna merekat kuat.
  • Jika kamu ingin batik memiliki beberapa warna, celupkan saja sebagian kain pada cairan warna pertama, kemudian kain yang belum terkena warna dicelupkan pada cairan pewarna yang lainnya.
  • Kamu bisa mencelupkan beberapa kali pada cairan pewarna yang berbeda untuk mendapatkan batik dengan warna beragam.
  • Setelah selesai proses pencelupan, angkat kain lalu bilas menggunakan air yang dingin dan bersih.
  • Selanjutnya lepas semua ikatan, peras kain dan jemur sampai kering.
  • Setelah kering, kamu bisa menyetrika agar kain menjadi rapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *